GESER UNTUK BACA BERITA
banner 325x300
KEPRI

Diskominfo Kepri Perkuat Tata Kelola Data Lewat Program “Dara Bijak”

×

Diskominfo Kepri Perkuat Tata Kelola Data Lewat Program “Dara Bijak”

Sebarkan artikel ini
Diskominfo Kepri Perkuat Tata Kelola Data Lewat Program “Dara Bijak”
Diskominfo Kepri Perkuat Tata Kelola Data Lewat Program “Dara Bijak”. (Foto : Ist)

TANJUNGPINANG Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Riau (Diskominfo Kepri) menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola data pemerintah melalui program Dara Bijak (Data Bicara, Kebijakan Berdampak). Komitmen ini disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi dan Literasi Statistik Sektoral yang digelar di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Jumat (12/12/2025).

Program Dara Bijak menjadi pendorong utama dalam mematangkan penyelenggaraan statistik sektoral demi memastikan setiap kebijakan pemerintah didukung data yang valid, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Sekretaris Diskominfo Kepri, James Pattikawa, menegaskan bahwa penyelenggaraan statistik sektoral adalah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas data di lingkungan pemerintah provinsi.

“Melalui Dara Bijak, kami ingin mendorong budaya baru dalam pemerintahan, yaitu setiap kebijakan publik harus berbasis data yang lengkap, valid, mutakhir dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar James.

Ia menjelaskan bahwa kualitas data yang baik akan memudahkan proses perencanaan hingga evaluasi pembangunan. Karena itu, perangkat daerah didorong untuk menghasilkan data yang terintegrasi sesuai prinsip Satu Data Indonesia.

Dalam sosialisasi ini, James juga menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak mulai dari perangkat daerah, akademisi, hingga masyarakat dan penggiat literasi data.

“Partisipasi masyarakat menjadi jembatan untuk meningkatkan pemahaman publik terhadap data yang berkualitas,” kata James.

Kehadiran mahasiswa dari UMRAH turut diapresiasi. Menurut James, generasi muda memiliki peran besar dalam membangun SDM yang melek data dan mampu memanfaatkan data untuk riset maupun analisis kebijakan.

James berharap kegiatan ini menjadi momentum berkelanjutan, bukan sekadar agenda seremonial. Ia ingin kegiatan ini menjadi penguat tata kelola data pemerintah sekaligus mendorong tumbuhnya budaya literasi data di seluruh lapisan masyarakat.

“Data adalah pondasi pembangunan. Jika data berbicara dengan benar, maka kebijakan yang diambil akan memberikan dampak baik bagi Provinsi Kepulauan Riau,” tuturnya.

Setelah pembukaan, acara berlanjut dengan pemaparan materi dari tiga narasumber: Sekretaris Disdik Kepri Supardi, Sekretaris DKP Kepri Lao Ode M. Faisal, serta perwakilan BPS Kepri Utary Hafiza.

Acara dipandu oleh Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Kepri, Dwi Anggraini, dan turut dihadiri Sekretaris OPD, penggiat literasi, serta mahasiswa UMRAH. ***

Preferensi Sumber
banner 482x100