TANJUNGPINANG – Malam pembukaan Kepri Art & Culture Internationa (KACI) Festival 2025 tidak hanya diramaikan oleh ribuan warga dan aksi panggung yang meriah, tetapi juga menjadi momentum penting bagi Pemerintah Provinsi Kepri.
Dalam suasana yang penuh antusiasme, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengumumkan dimulainya proyek pembangunan Monumen dan Museum Bahasa Indonesia di Pulau Penyengat.
Pengumuman tersebut disampaikan di tengah rangkaian acara festival yang sejak awal telah menyedot perhatian masyarakat. Kehadiran para penonton yang memadati area festival semakin menegaskan besarnya antusiasme publik terhadap gelaran kebudayaan tahunan ini.
Ansar menyampaikan bahwa pembangunan monumen dan museum tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Pulau Penyengat sebagai salah satu pusat sejarah penting Bahasa Indonesia.
Proyek ini juga diharapkan menambah daya tarik wisata budaya Kepri, sekaligus memperkaya identitas daerah melalui penguatan nilai-nilai sejarah.
Festival semakin meriah ketika grup band Wali tampil memecah suasana malam. Ribuan penonton ikut bernyanyi bersama, menciptakan suasana yang semakin hangat dan penuh kebersamaan. Kehadiran penampilan musik di tengah acara budaya ini menjadi perpaduan yang menyempurnakan malam pembukaan festival.
Dengan pengumuman monumental tersebut, malam pembukaan KACI Festival 2025 bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menandai dimulainya langkah besar Kepri dalam merawat dan memajukan warisan kebahasaan bangsa. ***









